Motif batik begitu identik dengan kesan formal. Bahkan penggunanya lebih banyak dari kalangan dewasa sampai orang tua. Padahal dengan model pakaian yang tepat, kalangan remaja pun tetap bisa mengenakan motif batik. Batik sendiri merupakan kebudayaan nasional kita sehingga wajib kita junjung dan lestarikan.
Kamu bisa menggunakan motif satu ini sebagai referensi dalam memilih outfit yang tepat. Bagi kalangan remaja, memilih model baju batik yang tepat sesuai usianya memang begitu penting.
Sebab salah pilih model akan membuat tampilannya terlihat lebih tua atau bahkan cenderung masih seperti anak-anak. Dengan motif batik ini, kamu pun masih bisa leluasa mendapati banyak model yang begitu menarik. Mulai dari long dress, tunik, hingga pakaian untuk pesta.
Untuk batiknya tidak ada batasan warna atau motif, yang terpenting cuttingnya mencerminkan usia remaja. Nah, berikut ini ulasan lebih lanjut untuk referensi model baju batik remaja.
Model sabrina
Tak hanya sebatas pakaian formal saja. Kain batik ternyata bisa dijadikan dress dengan kerah sabrina seperti ini. Model baju dengan kerah sabrina begitu menguntungkan untuk pemilik tubuh mungil.
Aksen kerah yang melebar secara horizontal ini memberikan efek berisi pada bagian atas. Kamu bisa mengenakan model dress ini untuk acara santai atau pesta dengan tema semi-formal.
Long dress batik
Model long dress batik seperti ini bisa kamu kenakan untuk acara pesta. Model dressnya memiliki cutting loose yang begitu simpel. Model dress dengan cutting simpel memang sangat cocok untuk kalangan remaja.
Meskipun tanpa kombinasi, dengan motif batik secara menyeluruh tidak membuatmu tampak tua. Namun makin terlihat fresh berkat modelnya yang mendukung.
Batwing batik
Untuk model atasan, kamu bisa mengenakan batwing top seperti ini. Model atasan dengan lengan lebar ini akan memberikan kesan kasual dibalik motif batik yang elegan. Kamu bisa memadukan batwing top ini dengan celana pensil atau kulot. Untuk bekerja, model atasan ini juga tetap menarik dikenakan.
Tunik asimetris
Jika batwing top memiliki cutting lebar di area lengan, tunik asimetris lebih berbeda. Aksen melebarnya terdapat di bagian kanan dan kirinya. Hal ini membuat tunik kesan flowly bisa kamu dapatkan. Dengan bahan batik secara menyeluruh, kamu bisa mendapati tampilan yang begitu mengesankan. Untuk acara santai, model tunik ini cocok menjadi outfit andalan.
Peplum batik
Selain kebaya, model peplum dari bahan batik seperti ini juga bisa dikenakan pada acara pesta. Peplum dari bahan batik katun ini akan membuat tampilan tampak begitu etnik.
Model peplumnya sangat cocok untuk kalangan remaja. Kamu bisa memadukan peplum batik dengan rok lilit polos. Atau bisa dengan rok lilit dari bahan yang sama dengan atasan untuk memaksimalkan penampilan.
Itu dia beberapa referensi baju batik untuk remaja yang bisa menjadi pilihan menarik.
Khusus acara kondangan, bagusnya memang mesti memilih gaun dengan model yang tepat. Sebab di acara tersebut, akan banyak orang yang berkumpul. Maka agar tidak salah kostum, pilihan model gaunnya harus sesuai dengan suasana pesta.
Termasuk untuk gaun muslimah. Bagi yang mengenakan jilbab, memang perlu lebih cermat dalam memilih gaun untuk pesta ini. Jangan sampai terlalu berlebihan karena akan mencolok mata.
Maka pilihan yang tepat adalah memiih gaun kondangan yang simpel dan elegan. Gaun kondangan dengan cutting simpel ini biasanya tidak memiliki banyak aksen. Baik di bagian rok, dada, hingga lengan.
Meskipun cenderung biasa saja, namun dengan padu padan jilbab dan aksesoris pendukung yang tepat, tampilan di kondangan tetap terlihat mengesankan dengan balutan hijab.
Nah, berikut ini ulasan lebih lanjut untuk rekomendasi gaun kondangan muslim simple elegan.
Gaun dengan aksen pinggang dan lengan
Model gaun kondangan ini sangat simpel. Sebab di bagian roknya tidak terdapat aksen apapun. Aksen hiasannya hanya ada di area pinggang dengan rimpel dan necinya. Begitu pula pada area lengan.
Meskipun sangat simpel, model gaun kondangan ini tetap berkelas dan tampak elegan. Warna abu-abu tuanya bisa anda padukan dengan jilbab segiempat hitam.
Gaun kombinasi
Kombinasi motif bunga dengan layer polos juga bisa menjadi pilihan anda. Model gaun ini menghadirkan motif flower dengan warna pastel. Selain itu area layernya didesain dengan warna polos.
Agar gaya kondanganmu tampil maksimal, padukan juga dengan khimar dua layer dari bahan sifon. Bahan sifon mampu memaksimalkan kesan mewah namun tetap simpel pada pesta anda.
Cape dress
Model gaun satu ini memiliki aksen cape yang begitu mengesankan. Aksen cape ini membuat tampilan simple tampak lebih manis. Selain itu, model cape dress juga mampu menutupi area dada sehingga tampilan tampak lebih santun.
Bahan flowly dan warna coklatnya membuat cape dress tampak makin elegan. Anda bisa mengenakan jilbab segiempat motif untuk memaksimalkan penampilan.
Loose dress
Model loose dress sedang banyak digemari saat ini. Termasuk untuk pakaian kondangan. Model loose dress tidak memiliki cutting pinggang sehingga tampak lebih lega. Pada model satu ini, loose dress dibuat se-simple mungkin. Sebab hanya terdapat aksen lipit di area kanan dan kiri dress. Model lengan brokat lurusnya membuat dress terlihat begitu elegan.
Layer dress
Model gaun pesta ini sebenarnya memiliki cutting basic yang sederhana. Hanya dress dengan cutting rok A-line. Namun yang membuatnya sedikit berbeda adalah aksen layernya yang ada di bagian dada sampai belakang pundak.
Aksen layer tersebut membuat dress terlihat makin mengesankan. Bagi anda yang berjilbab, layer di bagian dada ini sangat membantu untuk tampilan yang lebih santun.
Demikian beberapa ulasan mengenai model gaun kondanga muslim yang simpel namun tetap elegan. Semoga menginspirasi.
Semenjak X-Men (2000) dan tentunya dunia sinematik Marvel dirilis, tak dipungkiri genre film superhero kian populer saja. Dan bahkan kini di tahun 2019, tidak ada sama sekali tanda-tanda bahwa kepopuleran genre-nya akan memudar.
Dan di 2 dekade perjalanannya sejauh ini, tak dipungkiri bahwa genre-nya telah memproduksi cukup banyak film-film yang sangat keren. Namun dari seluruh rilisan film-filmnya sejauh ini, berikut adalah 10 film yang kami anggap adalah yang benar-benar terkeren dan terbaik sejauh ini.
10. X2 (2003)
Walau X-Men yang memulai tren genre-nya, namun justru adalah sekuelnya yang dirilis 3 tahun kemudian inilah yang hingga kini, dianggap sebagai adaptasi kisah X-Men terbaik.
Hal ini dikarenakan X2 sukses menghidupkan ekspektasi audiens terhadap yang namanya sebuah sekuel. Spesifiknya, X2 jauh lebih besar, kompleks, dan tentunya lebih keren.
Dan yang paling penting, sutradara Bryan Singer (X-Men) sukses mengisahkan multi plot seperti:
Pengungkapan misteri masa lalu Wolverine (Hugh Jackman), hubungan cinta segi tiga antara Wolverine, Cyclops (James Marsden) dan Jean Grey (Famke Janssen), bibit perselisihan antara Iceman (Shawn Asmore) dengan Pyro (Aaron Stanford), dan beberapa plot pendukung lainnya tanpa terasa bertumpuk-tumpuk dan dipaksakan. Semuanya berjalan dengan sangat smooth dan logis.
9. Superman (1978)
Walau genre superhero sangat laris manis di televisi di era 60 dan 70an, sayangnya tidak demikian di layar lebar. Namun pendapat tersebut berubah total ketika adaptasi layar lebar perdana superhero sejuta umat ini dirilis di tahun 1978.
Superman ketika dirilis langsung sukses memikat seluruh audiens baik yang fans berat komiknya maupun yang awam sekalipun. Dan tentunya kesuskesan filmnya ini dipengaruhi oleh sosok (alm) Christopher Reeves yang bisa dikatakan sudah menyatu dengan karakter Superman nya.
Walau di sekuel-sekuel selanjutnya kualitasnya kian menurun, namun tak dipungkiri bahwa seri Superman adalah yang pertama kali membuktikan ke Hollywood bahwasanya genre superhero juga bisa sukses besar seperti genre-genre laris lainnya.
8. The Avengers (2012)
Membuat film kelompok superhero faktanya tidaklah semudah seperti yang dibayangkan di kepala ketika akhirnya direalisasikan.
Karena selain harus mengisahkan secara logis motif / alasan dari pahlawan-pahlawannya bergabung, juga sang sutradara dan penulis naskah, harus pintar-pintar dalam membagi jatah layarnya terhadap masing-masing pahlawannya.
Dan untungnya Joss Whedon (Buffy the Vampire Slayer), sukses besar melakukannya di film ini. Motif yang dihadirkan sangat logis dan bisa diterima dan masing-masing aktor nya, mendapatkan porsi layar yang sama adilnya. Oleh karenanya, tak heran apabila The Avengerssukses besar di debut film team-up perdananya ini.
7. Spider-Man: Far From Home (2019)
Walau film balik pertama si muka jaring bersama MCU, Spider-Man: Homecoming (2017) sukses besar, namun tak dipungkiri bahwa di saat yang sama, film yang dibintangi oleh Tom Holland (In the Heart of the Sea) ini juga mendapatkan protes dari audiens dan fanboy-nya.
Dan sebagian besar protesnya ditujukan pada presentasi filmnya yang terlihat lebih seperti film “Iron Man 4” dengan Spider-Man sebagai “asisten”. Berdasarkan fakta ini, tak heran apabila banyak fans yang merasa was-was kalau Far From Home nantinya juga menampilkan kemasan yang sama.
Apalagi seperti yang diperlihatkan di trailer-nya, film ini terlihat sangat berfokus pada Peter yang masih “baper” dengan kepergian Tony di Avengers: Endgame (2019). Namun untungnya ketakutan tersebut tidka terbukti sama sekali.
Memang kehadiran Tony Stark (Robert Downey Jr.) masih cukup dominan namun untungnya, Far From Home sukses menjadikannya sebagai “pembimbing spiritual” Peter saja. Alhasil sekuel ini suskes menjadi sekuel Spider-Man yang seharusnya dan tentunya, film Spider-Man terbaik sejauh ini.
6. Iron Man (2008)
Ngomong-ngomong soal Iron Man, film perdana si manusia besi ini tak dipungkiri adalah salah satu film superhero terbaik yang pernah dirilis. Namun alasannya bukan karena filmnya menjadi gerbang pembuka bagi dunia sinematik Marvel disini.
Melainkan Iron Man memanglah film superhero yang dikemas seacara pas, simpel, namun keren banget. Dijamin kalau saja film ini gagal, sekali lagi nama Downey Jr dan keseluruhan MCU tidaklah akan sebesar seperti sekarang.
5. Black Panther (2018)
Tak dipungkiri bahwa film arahan Ryan Coogler (Creed) ini merupakan proyek filmsuperhero MCU yang sangat berani, riskan, dan revolusioner. Dikatakan demikian karena Black Panther adalah film superhero pertama yang digawangi oleh aktor dan sineas kulit hitam Amerika Serikat.
Walau sangat beresiko, nyatanya resiko tersebut sukses terbayarkan dengan sangat manis. Tidak hanya Black Panther diterima dengan sangat baik oleh seluruh fanboy di seluruh dunia, film ini nyatanya juga sukses menjadi film MCU pertama yang dinominasikan di ajang penghargaan Academy Awards atau Oscar awal 2019 lalu.
4. Watchmen (2009)
Jauh sebelum menggawangi dunia sinematik DC (DCEU), adalah film superhero milik Vertigo Comics (masih anak buah DC juga sebetulnya) inilah yang menjadi debut pertama Zack Snyder (Man of Steel) di genre ini.
Dan di debutnya ini, Snyder sukses besar. Watchmen seperti yang juga diperlihatkan di komiknya, bukanlah film superhero konvensional yang kita ketahui selama ini. Dengan kata lain, film ini jauh lebih keras, kelam, dan bahkan sedikit sadis.
Intinya, tidak boleh sembarang sineas yang menangani filmnya. Dan seperti yang dikatakan, untungnya Snyder sukses banget dalam memahami perlakuan adaptasi dari Watchmen ini. Alhasil tak heran apabila film ini masih jauh lebih digemari fans daripada film-film superhero konvensional lainnya.
3. Logan (2017)
Bahkan semenjak trailer perdananya dirilis saja, kita sudah langsung menerka kalau film terakhir Hugh Jackman (X-Men) sebagai Wolverine ini akan menjaid film superhero yang beda dari yang lain.
Dan benar saja. Logan bisa dikatakan sejauh ini adalah film superhero mutant yang jauh lebih grounded dan realistis. Masalah yang ditampilkannya pun juga sangat relatable dengan audiens nya (terutama yang sedang dalam masa-masa pensiun kerja).
Dan kerennya, Jackman beserta sutradara James Mangold (The Wolverine), sukses besar dalam menghidupkan aspek tersebut yang alhasil membuat Logan, menjadi film X-Men terbaik semenjak X-2.
2. Captain America: The Winter Soldier (2014)
Sekuel Captain America: The First Avenger (2011) ini juga serupa kasusnya dengan Logan. Dikatakan demikian karena The Winter Soldier memiliki plot yang berbau politis dan spionase yang tak dipungkiri sangat erat dengan aspek real-life.
Walau di saat yang sama tak dipungkiri juga bahwa terdapat beberapa audiens yang mengeluhkan “keberatan” dan kekompleksan kisahnya, tetap saja film ini merupakan proyek MCU yang paling sukses dan diharapkan oleh sebagian besar fans yang sudah sangat jenuh dengan film-film superhero MCU yang “begitu-begitu saja”.
1. The Dark Knight (2008)
Yap. Film mana lagi bukan? Sekuel Batman Begins (2005) milik sineas super jenius Christopher Nolan (Memento) ini tidak hanya sukses menjadi sekuel Batman terbaik, namun juga sukses mendefinisikan kembali bagaimana film superhero seharusnya ditampilkan.
Selain tone filmnya yang sangat kelam layaknya kisah Batman yang seharusnya, tentunya kesuksesan film ini juga dipengaruhi oleh penampilan “sakit jiwa” dari (alm) Heath Ledger (10 Things i Hate About You) sebagai si badut kriminal gila Gotham, The Joker.
Tanpa pemnampilan psikotiknya, dijamin sekuel ini tidak akan mungkin didapuk menjadi film superhero terbaik dan terkeren seperti sekarang ini.
Bagaimana apakah kalian setuju dengan 10 pilihan filmnya ini? Atau kalian memiliki pilihan film superhero sendiri yang kalian anggap paling terkeren?
TRIBUNJOGJA.COM – Berikut adalah film Korea terbaik tahun 2019.
Menampilkan film horor, aksi, komedi, film thriller, dan banyak lagi, daftar film Korea 2019 ini mencakup film Korea baru di bioskop.
Lalu apa saja film top Korea tahun 2019?
Salah satu film laris Korea paling sukses yaitu Extreme Job yang menjadi salah satu film Korea terbaik tahun ini.
Tapi masih ada juga film bagus lainnya yang dirilis pada 2019 termasuk The Dude in Me, Money, dan Innocent Witness yang memperoleh rating tinggi.
Yuk simak apa saja film yang dapat Anda nikmati untuk persiapan libur panjang nanti. Tribunjogja.com telah merangkumkan film-film Korea terbaik di tahun ini.
1. Extreme Job
Pernah menonton film detektif? Tentu pernah. Tapi apakah Anda pernah menonton film detektif yang menyamar sebagai tukang jualan ayam krispi? Sepertinya hanya ada di film Extreme Job.
Film ini mengisahkan tentang sejumlah detektif yang menyamar berjualan ayam untuk mengungkap suatu kasus.
Namun sayangnya, ayam goreng yang mereka jual justru tenar dan membuat mereka sibuk sendiri.
Dibintangi oleh Ryu Seung Ryong, Lee Hanee, Jin Seon Kyu, Lee Dong Hwi dan Gong Myung, film ini disutradarai oleh Lee Byeong Heon. Semenjak rilis pada 23 Januari 2019 lalu, Extreme Job mampu meraih lebih dari 10 juta penonton karena ceritanya yang mampu mengundang tawa.
2. Parasite
Sebuah film Korea Selatan garapan Bong Joon Ho yang masuk dalam nominasi ajang penghargaan di Film Festival Cannes ke-72. Film tersebut bergenre komedi gelap yang mengisahkan Gi Taek (Song Kang Ho) dan keluarganya yang tinggal di sebuah apartemen semi besment serta tak mempunyai pekerjaan.
Mengawali cerita dari sepetak rumah kecil di tempat kumuh Gi Taek tinggal bersama istrinya, Chong Sook (Jang Hye Jin), putranya Ki Woo (Choi Woo Sik) serta putrinya Ki Jung (Park So Dam).
Pekerjaan sehari-hari satu keluarga itu adalah melipat kotak pizza. Suatu hari Min Hyuk (Park Seo Joon) mendatangi rumah Ki Woo untuk berpamitan karena akan melanjutkan studi ke luar negeri, sehingga ia harus meninggalkan pekerjaan sebagai seorang tutor pribadi yang memiliki honor tinggi.
Saat itulah Min Hyuk menawarkan pada Ki Woo dan ingin ia menggantikan posisinya sebagai tutor selama Min Hyuk menjalankan studinya. Tanpa berpikir panjang, Ki Woo pun tertarik dan menyetujui untuk menjadi tutor sementara.
Ki Woo yang bekerja menjadi tutor untuk seorang anak perempuan Park Da Hye (Jung Ji So) dari keluarga kaya raya Park Dong Ik (Lee Sun Kyun) dan istrinya Choi Yeon Gyo (Jo Yeo Jeong).
Yeon Gyo yang mengetahui bahwa Ki Woo datang menggantikan Min Hyuk langsung dengan senang hati menerimanya dan menyruhnya segera memberikan teori kepada sang anak.
Ki Woo yang terkagum-kagum dengan pemandangan rumah keluarga Dong Ik, pada saat itu dia pun melihat sebuah lukisan yang abstrak dan menanyakan siapa yang menggambarnya.
Ketika Yeon Gyo menceritakan kebiasaan sang putranya Da Song yang senang menggambar dan ingin mencarikan guru seni, maka saat ituah kesempatan Ki Woo memanfaatkan kesempatan tersebut.
Ia menyarankan seorang ‘profesional’ bernama Jessica asal Amerika Serikat yang ternyata justru saudaranya sendiri.
Namun, kejadaian seperti itu tak sampai pada Jessica, Ki Woo memanfaatkan dan mengontrol orang kaya tersebut agar keluarganya dapat bekerja di rumah keluarga Dong Ik.
3. Black Money
‘Black Money’ merupkan film baru yang disutradarai oleh Chung Ji Young yang bergenre drama dan kriminal. Film ini akan dirilis di bioskop Korea Selatan pada tanggal 13 November 2019 memdatang.
‘Black Money’ mengisahkan konflik internal di dalam jaksa yang sedang menyelidiki kasus tentang scandal bank.
Yang Min Hyuk (diperankan oleh Cho Jin Woong) sosok jaksa penuntut dari Kantor Kejaksaan Distrik Seoul. Tersangka dalam kasus tersebut melakukan bunuh diri sehingga mempersulit penyelidikan.
Min Hyuk pun justru mencari alasan mengapa si tersangka mengambil tindakan bunuh diri. Hingga akhirnya menemukan bukti bahwa tersangka sempat menjadi saksi materi dalam kasus korupsi yang melibatkan Bank Daehan ya g kemudian berujung pada korupsi keuangan besar-besaran.
4. E.X.I.T
‘E.X.I.T’ merupakan film Korea Selatan yang dibintangi oleh Yoona SNSD dan Jo Jung Suk. Film ini memecahkan rekor selama empat hari penayangan mereka dapat menarik 2 juta penonton.
Diprediksi, film ini akan mencapai 10 juta penonton domestik karena menyamai rekor film ‘Extreme Job’ yang juga cepat mendapatkan jutaan penonton.
‘E.X.I.T’ menceritakan kisah dua orang yang mencoba melarikan diri dari kota yang diselimuti oleh gas beracun. Di situ, Yoona dan Joo Jung Suk tak hanya berakting biasa saja. Keduanya harus berlari-larian dari gedung satu ke gedung lain.
Mereka juga memanjat-manjat bangunan tinggi guna menghindari gas beracun yang bisa membuat orang mati setelah menghirupnya.
Baik Yoona dan Jung Suk dinilai bermain cukup bagus. Sebab, penonton ‘E.X.I.T’ seperti diajak berlarian di tengah waktu yang sempit.
Film ini menjadi populer karena sifatnya yang ramah keluarga, penuh aksi dan tanpa kekerasan atau adegan eksplisit. Tak heran, film ini bisa mencapai 10 juta penonton domestik. Apakah Anda pernah menontonnya?
5. Memories of Murder
Pada tahun 1986, seorang perempuan muda ditemuakn dibunuh dan dibuang ke dekat ladang. Kisah tersebut terjadi di daerah Hwaseong, Korea Selatan yang terungkap setelah 30 tahun kejadian tersebut.
Film ini dibintangi oleh Song Kang Ho jauh sebelum adanya film A Taxi Driver. Song Kang Ho (sebagai Park Doo Man) serorang detektif di kota kecil yang berusaha memecahakan misteri pembunuhan berantai.
Pada saat itu, ia dibantu Seo Tae Yeon (Kim Sang Kyung) seorang detektif mudah dari Seoul yang sudah lama mendalami pekerjaannya.
Park Doo Man merasa kesulitan untuk memecahkan kasus pembunuhan tersebut sebab teknologi forensik tak sebagus saat ini.
Hingga pada akhirnya Seo Tae Yeon hadir menawarkan dirinya untuk membantu Park Doo Man.
6. The Dude in Me
Bagaimana rasanya jika jiwa seorang mafia yang garang tiba-tiba terbangun sebagaisiswa SMA yang super cupu?
The Dude In Me atau The Man Inside Me, mengisahkan anak SMA yang mengalami bullying Kim Dong Hyun (Jin Young) dan Jan Pan Soo (Park Sung Woo) seorang ketua gengster yang bertukar tubuh karena terjatuh dari atap lantai gedung sekoah.
Dong Hyun yang terjatuh dari atap lantai sekolahnya tak sengaja menimpa Pan Soo yang berada dibawahnya.
Saat Pan Soo tersadar, ia berada di tubuh anak SMA Dong Hyun. Sedangkan Dong Hyun masih belum kembali lantaran tubuh Pan Soo masih belum sadarkan diri.
Ketika terperangkap dalam tubuh seorang bocah 17 tahun Pan Su menyadari bahwa Dong Hyun telah diintimidasi di sekolahnya dan ia mengalami kecelakaan itu akibat mencoba melindungi seorang gadis.
7. Hit and Run Squad
Siapa sih yang tak kenal dengan ratu drama korea Gong Hyo Jin? Aktris cantik satu ini memang tak asing lagi di dengar, hampir semua drama dan film yang dibintanginnya menjadi sukses dan populer.
Film tersebut dirilis pada awal tahun 2019 yang membawa kesuksesan untuk memanjakan para pecinta film laga.
Hit and Run Squad bergenre aksi dan misteri, secara singkat menceritakan tentang seorang polwan Eun Si Yeon (Gong Hyo Jin) yang bertugas dalam satuan investigasi menangani kasus tabrak lari di Badan Kepolisian Korea Selatan.
Ia bekerjasama dengan rekannya Chief Yoon (Yum Jung Ah) untuk menyelidiki kasus seorang pembalap F1, Jung Jae Chul (Jo Jung Suk) yang saat itu sudah tidak lagi menekuni profesi tersebut. Setelah dia tidak lagi di F1, Jae Chul lebih memilih menjadi seorang pengusaha.
Namun, ketika hampir mendapatkan petunjuk dan bukti akan kesalahan Jung Jae Chul, Eun Si Yeon dan Chief Yoon tidak lagi menjadi partner bekerja.
Shi Yeon yang tidak mau mengikuti perintah atasannya dan kemudian ia pindah ke bagian Hit and Run.
Saat pertama kali ia bergabung dengan tim Hit and Run, Si Yeon menemukan benang merah antara kasus Hit and Run sebelumnya dengan kasus pembalap F1 ternama yaitu Jung Jae Chul. Hal ini dapat membantu tim baru Si Yeoun untuk segera bekerja dan mengejar target operasi yang sama.
8. The Divine Fury
Film thriller supranatural The Divine Fury berkisah tentang Yong Hoo (Park Seo Joon) seorang atlet tinju profesional. Namun, dibalik kesuksesannya, ia kehilangan ayahnya sejak kecil.
Sang ayah meninggal akibat kecelakaan yang mengerukan. Sejak saat itulah Yong Hoo mulai meninggalkan kepercayaannya kepada Tuhan dan memilih untuk mempercayai dirinya sendiri.
Suatu hari, Yong Hoo mendapatkan luka misterius di telapak tangannya. Ia pun langsung meminta bantuan kepada seorang pastor, Bapa Ahn (Ahn Sung Ki) untuk menyembuhkan luka tersebut.
Hal tersebut justru membuat Yong Hoo dan Bapa Ahn terlibat dalam pertempuran melawan roh-roh jahat.
9. The Gangster, The Cop, The Devil
Film action asal Korea Selatan ini menceritakan tentang pemburuan dan pencarian pembunuh berantai.
Aksi kriminal yang melibatkan dua orang pria hingga bekerja sama mencari pelaku pembunuhan berantai.
Jang Dong Soo “The Gangster” (Ma Dong-seok) merupakan seorang bos geng besar, mafia dan seorang preman yang tidak takut terhadap siapa pun.
Karena itulah semua orang tunduk dan takut terhadap Jang Dong Soo
Namun, dibalik itu semua tak membuat Jang Dong Soo menjadi yang pertama. Ia sangat lemah terhadap sosok misterius.
Jang Dong Soo secara kebetulan mendapati seorang pembunuh berantai yang bernama Kang Kyung Ho “The Devil” (Kim Sung Kyu).
Ia berusaha membunuh Jang Dong-soo dengan menusuknya beberapa kali. Tapi tubuh Dong Soo yang kuat membuat Kyung Ho gagal untuk membunuhnya.
Kegagalan itu membuat Kyung Hoo melarikan diri dari tempt kejadian.
Setelah kejadian itu, Dong Soo pun menyimpan dendam dan amarahnya terhadap siapapun yang berusaha ingin membunuhnya.
Ia merasa hancur ketika ada kabar yang tersebar bahwa dirinya kalah.
Jang Dong Soo pun akhirnya berusaha untuk dapat menemukan pria tersebut dan ingin melakukan balas dendam.
Ia berusaha menemukan sang pelaku untuk mengembalikan harga dirinya.
10. Kim Ji-young: Born 1982
Film asal negeri Gingseng ini diadaptasi dari novel dengan nama sama, “82nyeonsaeng Kimjiyoung” karya Cho Nam-ju (terbit Oktober 2016), sama seperti bukunya.
Secara keseluruhan film ini menceritakan Kim Ji Young (Jung Yu Mi) seorang perempuan biasa yang mulanya bekerja di agensi kehumasan.
Suatu hari Kim Ji Young pun menikah dan saat diketahui ia sedang hamil, ia pun akhirnya dipaksa untuk berhenti dari pekerjaannya yang selama ini ia tekuni. Ia pun harus menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya.
Sebagai seorang perempuan karier, Kim Ji Young perlahan mengalami banyak hal hingga ia merasa kehilangan jati dirinya.
Jung Dae Hyeon (Gong Yoo) sebagai seorang suami memperhatikan kegelisahan dan beban berat yang dialami sang istri. Hingga akhirnya Dae Hyeon mencoba mendatangi psikiater dan mengatakan istrinya seperti orang lain.
Lambat laun, Ji Young mulai berbicara seperti ibunya, terkadang seperti kakak perempuannya. Film ini menjadi ajang reuni bagi Gong Yoo dan Jung Yu Mi setelah keduanya bermain dalam film ‘Train to Busan’ pada 2016 lalu.
Lalu bagaimana kelanjutan Ji Young? Akankah ia dapat kembali menjadi dirinya sendiri dan mendapatkan kariernya lagi? Kim Ji-young: Born 1982 masih dapat Anda saksikan di bioskop Indonesia.
Bagi kamu-kamu yang selalu update dengan perkembangan musik anak Indonesia atau musik secara general, pastinya tidaklah asing dengan nama dan sosok Naura.
Ya, putri kandung dari anggota girlband Be3 Riafinola Ifani Sari atau yang dulunya juga dikenal dengan nama ‘Nola AB Three’ ini mulai mencicipi kepopulerannya sebagai penyanyi di usia 8 tahun setelah merilis album perdananya, ‘Dongeng’ di tahun 2014. Tak disangka, album perdananya tersebut sukses besar. Alhasil memberikan dirinya inispirasi untuk menyelenggarakan konser besar dari albumnya tersebut.
Tercatat gadis belia yang kini berusia 14 tahun ini, telah menyelenggarakan konser bertajuk ‘Dongeng’ sebanyak 3 kali. ‘Konser Dongeng 1’ diselenggarakan di bulan Oktober 2015.
‘Konser Dongeng 2’ diadakan di bulan Februari dan November 2017, dan ‘Konser Dongeng 3’ diadakan di akhir 2018. Nah dengan kesuksesan yang diraih oleh ketiga konsernya tersebut, tak mengherankan jika kini kita mendapatkan kabar kalau dirinya akan menggelar konser keempatnya yang bertajuk, ‘Konser Dongeng’ 4.
Konser yang ditunggu-tunggu oleh fans Naura ini akan diselenggarakan di IndonesiaConvention Center (ICE) BSD Tangerang, Banten, 21 Desember 2019. Dan menurut Naura, konser ini akan menjadi konser ‘Dongeng’ terakhir yang akan dilakukannya.
Dikarenakan akan menjadi konser puncak, maka tidaklah mengherankan jika Naura menampilkannya dengan sangat berbeda atau bahasa kerennya, lebih “Grande”. Tidak hanya konsernya ditampilkan dengan menggunakan video mapping dan LED, konser ini juga akan mengusung konsep ala Broadway.
Konsep broadway tentunya dipilih mengingat di bulan Juli 2019 lalu, Naura pernah menjalani pelatihan broadway di New York, AS. Penerapan konsep broadway-nya nanti adalah dengan menampilkan lagu-lagu hit milik Naura full dengan musik ala broadway.
Melihat langkah yang dilakukan Naura ini, tak pelak banyak fans yang merasa penasaran dengan keputusannya yang menyelenggarakan konser keempatnya ini. Mengapa harus diadakan konser keempatnya? Apa tiga kali memang belum cukup memuaskan?
Naura menanggapi pertanyaan tersebut dengan mengatakan bahwa pada dasarnya, ia kini sudah hampir menginjak usia remaja alias 17 tahun. Menyadari hal tersebut, Naura ingin mengajak teman-temannya (fans) untuk menyaksikan transisi karirnya dari penyanyi cilik ke dewasa
‘Konser Dongeng 4’ nantinya juga akan menghadirkan pengisi tamu seperti: Neona, The Baldys, Teman Broadway Naura, dan tentunya sang ibu tercinta, Nola. Bagi kamu-kamu yang memang ingin menyaksikan konsernya, harus buru-buru membeli tiketnya mulai dari sekarang. Pasalnya beberapa kelas tiket sudah sold out.
Seperti yang kita lihat di unggahan foto status Instagram-nya, tiket kelas ‘Teman Naura’ dan ‘Kata Ajaib’ telah ludes tak tersisa. Kini yang tertinggal hanyalah untuk kelas ‘Berani Bermimpi’ yang senilai Rp. 935.000 dan kelas ‘Setinggi Langit’ senilai Rp. 1.210.000
Jelang konsernya yang tinggal 1 bulan lagi, Naura sudah mulai mengatur semua-semuanya dengan seksama sehingga kondisinya bisa terus fit. Selain rajin latihan vokal, ia juga berlatih stamina dan koreografi.
Dan tak ketinggalan tentunya, menjaga habis-habisan apa-apa saja yang masuk ke dalam perutnya serta berolahraga secara teratur. Semoga saja seluruh pengorbanannya ini terbayarkan dengan manis. Amin.
Bagaimana nih, apakah kamu tertarik untuk mengajak buah hati atau keponakan menyaksikan ‘Konser Dongeng 4’?
Siapa yang tidak menyukai kegiatan mendengarkan musik? Hampir seluruh manusia menyukai hal yang satu ini. Dan salah satu jenis musik yang banyak digemari adalah genre pop. Lagu yang mengusung tema ini banyak diminati orang karena easy-listening dan mudah untuk diikuti. Nah, kali ini kita akan mebahas tentang daftar 40 lagu pop barat yang sedang diminati tahun 2019 ini. Apa-apa saja lagu yang masuk ke daftar kali ini? Check it out!
1. Taylor Swift – Delicate
Delicate merupakan lagu pop yang hits dinyanyikan oleh Taylor Swift. Selain terkenal akan banyaknya kasus percintaan masalah putus nyambung dnegan banyak lelaki, Taylor memang selalu menghasilkan lagu yang selalu booming begitu juga dengan lagu Delicate ini. Lagu ini sendiri menceritakan kekhawatiran seorang cewek yang memiliki repitasi buruk yang sedang jatuh cinta. Ia takut akan kehilangan kekasih hatinya tersebut.
2. Maroon 5 – Girls Like You
Dan predikat nomer kedua jatuh kepada lagu yang dinyanyikan oleh Maroon5. Sama halnya dengan Taylor, band yang satu ini memiliki banyak penggemar dan album mereka selalu laris dipasaran. Hampir setiap single yang mereka keluarkan selalu menjadi trending topic dan selalu ada di daftar lagu terpopuler. Bahkan lagu ini telah banyak ditonton semenjak video clip nya dirilis.
Maroon 5 kali ini berkolaborasi dengan Cardi B sang rapper wanita yang menjadikan lagu Girls like you kian bewarna. Tidak hanya enak di dengar lagu ini juga simpan berapa pesan yang bisa kita ketahui langsung dari liriknya. Ini merupakan lagu yang menyampaikan pesan untuk menyatukan seluruh kekuatan wanita di belahan dunia ini. Kenapa Maroon 5 mengangkat tema wanita? Karena kita tahu wanita sering disepelekan dan dianggap makluk yang lemah. Dan lagu ini menyatakan sebaliknya.
3. Ariana Grande – No Tears Left To Cry
Nah posisi ke tiga jatuh kepada penyanyi mungil yang memiliki suara khas serta rambut yang selalu di kuncir keatas, Ariana Grande. Ariana selalu tampil dengan tampilan rambutnya yang selalu dikuncir tinggi, ini tampak sangat cocok dnegan tubuh mungilnya. Lagu yang ia bawakan kali ini menyatakan bahwa ia akan berperang dengan rasa takut yang dimilikinya.
Jika dilihat lebih dalam, video clip dari lagu ini seakan menyatakan dirinya yang ingin mengingatkan momen menyedihkan serangan bom Mei 2017 lalu ketika ia sedang konser di Manchester. Dimana terlihat dalam video klip lagu ini ia nampak sedang mengatasi rasa taku dan rasa amarah maupun luapan benci yang dimilikinya.
4. Anne Marrie & Marshmello – Friends
Lagu kolaborasi antara Marshmello dan Anne Marie ini menjadikan sebuah lagu hits nan populer tahun ini. Bagaimana tidak, lirik yang ringan dan sentuhan musik yang akan membuat anda terlena dan hanyut ini menjadi salah satu lagu pilihan dna favorit. Lagu friends sendiri memang menceritakan bahwa hubungan atara dua sejoli yang tak lebih dari hubungan teman, suadara dan sahabat bukan sebagai pasangan kekasih.
5. Post Malone & Ty Dolla – Psycho
Lagu yang memiki nada beat yang diusung dengan tempo cepat dilengkapi dengan musik pengiring ini juga menjadi salah satu lagu pop favorit tahun 2019. Lagu yang dinyanyikan oleh Post Malone dan Ty Dolla ini di produseri sendiri oleh rapper yang terkenal dengan lagu sebelumnya yaitu “Congratulation” yang juga masuk kedalam jajaran musik populer tahun 2017. Post Malone sendiri dikenal memiliki ciri unik, dia adalah rapper yang selalu ngerap santai, susuai dengan mood dan sederhana.
6. Bazzi – Mine
Bazzi berhasil menyanyikan sebuah lagu yang masuk kedalam jajaran 50 lagu top di SoundClod dengan satu-satunya yang bergenre Pop kala itu. Ini merupakan lagu yang dirilis oktober tahun 2017. Sedangkan Video klip yang disajikan untuk lagu ini bernuansa deramy. Lagu ini juga meraih angka fantastif dalam pembeliannya terhitung hingga hari ini. Lagu mine sendiri menceritakan tentang seseorang yang sepesial yang dimiliki oleh sang penyanyi tersebut.
7. Cardi B, Bad Bunny & J Balvin – I Like It
Dijajaran ke 7 ada Cardi B, Bad Bunny & J Balvin yang menyanyikan lagu i like it. Lagu ini menjadi salah satu “candu” bagi pecinta musik pop karena perpaduan diantara ketiganya yang sangat apik. Inimerupakan lagu yang menceritakan apa yang mereka sukai dari pasangannya.
8. Post Malone – Better Now
Sekali lagi Post Malone mencuri kepopularitasan lewat lagunya yang berjudul better now ini. Lagu populer ini diciptakan oleh duo Billy Walsh dan Frank Dukes. Ini merupakan lagu yang ada di album terbaru miliki Post Maleone yang berjudul beerbong & bentleys. Ada 18 lagu yang dikemas dalam album ini dan lagu better now adalah lagu pada tarck ke 9.
Post Malone sendiri telah merilis album tersebut pada Bulan April lalu. lagu ini sendiri menceritakan tentang sepasang kekasih yang berpisah. Sang kekasih berfikir bahwa pasangannya pasti akan merasa lebih baik tanpanya. Walaupun sebenarnya ia akan melakukan apapun demi kebahagiaan sang kekasih. Dan ia sendiri terjebak dengan kenangan yang berusaha untuk ia lupakan.
9. Calvin Harris & Dua Lipa – One Kiss
Kali ini Calvin Harris dan Dua Lipa membuat kolaborasi epik dan menghasilkan sebuah lagu populer. Lagu yang sudah diresmikan rilis 6 April lalu mencuri banyak perhatian. Sebeanrnya ini merupakan lagu susulan untuk single terbaru dari Calvin yang berjudul Nuh Ready, Nuh Ready. Pasangan kolaborasinya, Duo Lipa juga kian populer dengan jajaran lagu hits nya seperti IDGAF dan New Rules.
Dj yang berasal dari Skotlandia ini kembali menyajikan musik untuk dansa konvensional. Jadi anda akan diajak untuk menikmatik musik deep house yang tersaji dalam lagu one kiss ini. Dimana nuansa lagu ini akan mengingatkan kita kembali pada lagu – lagu seperti This is what you came for dan How deep is your love.
10. Selena Gomez – Back To You
Selena Gomez kembali meraih kesuksesan dengan lagu barunya yang berjudul Back to you ini. Dan tidak hanya sukses di jajaran lagu favorit lagu back to you ini juga dijadikan sebagai lagu di soundtrack film “13 Reason Why Season 2” loh.
Berikut ini 40 daftar lengkap lagu pop terbaru tahun 2019 :
Taylor Swift – Delicate
Maroon 5 – Girls Like You
Ariana Grande – No Tears Left To Cry
Anne Marrie & Marshmello – Friends
Post Malone & Ty Dolla – Psycho
Bazzi – Mine
Cardi B, Bad Bunny & J Balvin – I Like It
Post Malone – Better Now
Calvin Harris & Dua Lipa – One Kiss
Selena Gomez – Back To You
I Like Me Better – Lauv
Love Lies – Khalid & Normani
The Middle – Zedd, Maren Morris & Grey
In My Blood – Shawn Mendes
Never Be The Same – Camila Cabello
Nice For What – Drake
Youngblood – 5 Seconds Of Summer
Growing Pains – Alessia Cara
Don’t Go Breaking My Heart – Backstreet Boy
Remind Me To Forget – Kygo Featuring Miguel
In My Feelings – Drake
I’m A Mess – Bebe Rexha
Bed – Nicki Minaj Featuring Ariana Grande
Sit Next To Me – Foster The People
Drew Barrymore – Bryce Vine
Home With You – Madison Beer
Let You Be Right – Meghan Trainor
Dinero – Jennifer Lopez Featuring DJ Khaled & Cardi B